blazer korea

Pelacuran Lembaga Survei



Sungguh luar biasa, sebuah lembaga survey bernama LSI (Lingkaran Survei Indonesia) pimpinan Denny Januar Ali (loyalis JIL, liberalisme) menyampaikan hasil surveinya yang sangat berpihak kepada ARB (Abu Rizal Bakrie) serta memperlemah posisi capres yang lainnya yang sudah diposisikan banyak masyarakat sebagai calon kuat dan terkuat bahkan adanya pengabaian. Kita semua tahu Danny JA adalah orang dari Partai Golkar tentu saja hasil survei LSI Denny JA lebih berpihak dan menguntungkan posisi Ketua Golkar ARB. Sangat disayangkan, LSI Denny JA secara serampangan mempublikasikan hasil surveinya serta mengesampingkan kehormatan serta wibawa objektifitas hasil suatu lembaga survei. Sehingga LSI Denny JA berkesan sebagai lembaga survei berkualifikasi kacangan alias lembaga survey yang berisi para sdm intelektual serta para sarjana yang tega melacurkan intelektualitas mereka. Apalagi Denny JA atas pernyataannya sendiri, sebagai konsultan pemenangan Partai Golkar dan ARB dalam pemilu 2014 mendatang.



Terlepas dari metodologi LSI Denny JA yang memilih capres hanya dari tiga parpol besar yaitu Partai Golkar, PDIP dan Partai Demokrat. Sedangkan yang diketahui masyarakat ada beberapa parpol lainnya yang telah di syahkan KPPU untuk mengikuti Pemilu 2014 mendatang. Mengapa LSI Denny JA tidak memasukkan keseluruhan partai yang lainnya yang mungkin dari masing-masing partai itu ada capresnya juga. Dalam konfrensi pers LSI Denny JA 20 Oktober 2013 dikatakan capres riil hanya Ical dan Megawati dan capres konvensi PD , sedangkan Jokowi, Wiranto dan Prabowo di sebutkan hanya sebagai capres wacana.


Inilah yang membuat LSI Denny JA dikatakan banyak orang telah melacurkan LSI-nya demi sekantong kresek uang dan terlalu loyal kepada boss-nya Partai Golkar dan ARB tentunya, serta dituduh banyak orang sebagai lembaga survei yang sudah tidak bisa dipercaya lagi oleh seluruh masyarakat Indonesia. Bahkan banyak pengamat serta para tokoh masyarakat mengatakan, bahwa LSI Denny JA telah melakukan pengrusakan demokratisasi Pancasila yang sedang berjalan di Indonesia serta pembohongan publik.



Dari pengamatan serta penilaian kita terhadap lembaga survei model LSI Denny JA ini, kita semua tentu akan sangat meragukan atas kebenaran survey tersebut, jangan-jangan data suvei-nya juga hanya sebagai karangan dan rekyasa belaka. Oleh karena itu, sebaiknya seluruh masyarakat apabila melihat hasil dari lembaga survei, jangan dahulu cepat dipercaya, karena selama ini, kita meyaksikan beberapa lembaga survei cenderung berpihak kepada siapa yang memesan lembaga survei itu sehingga objektifitas dan kenetralan serta kejujuran hasil analisanya ter-abaikan.



Atas terjadinya keserampangan cuatan hasil survei yang dilakukan LSI Denny JA, kita usulkan kepada Pemerintah, agar semua hasil survei dari semua lembaga survey yang ada di Indonesia, apabila itu dimanfaatkan bagi kepentingan umum, hendaknya terlebih dahulu melalui suatu badan yang independen terdiri dari para tokoh perguruan tinggi dan tokoh masyarakat serta para pengamat yang disetujui oleh pemerintah. Jika badan ini menyetujuinya, maka hasil survei itu layak dan wajar untuk di publikasikan kepada masyarakat. (Ashwin Pulungan)




sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/10/22/pelacuran-lembaga-survei-603787.html

Pelacuran Lembaga Survei | Unknown | 5

0 komentar:

Posting Komentar