blazer korea

semua masih capres wacana sampai sejauh ini …



tiba-tiba dunia persilatan diriuhkan dengan hasil survey terbaru LSI yang memunculkan istilah baru di blantika dunia persilatan, capres wacana. bagi sebagian kalangan, istilah capres wacana ini tentu memunculkan keriuhan, karena diantara yang dimasukan dalam kategori capres wacana adalah prabowo dan jokowi, dua nama tenar yang menguasai panggung media selama setahun terakhir.


namun yang diketengahkan oleh hasil survey LSI memang cukup realistis, hal itu karena setenar apapun orang, yang digadang-gadang oleh masyarakat untuk maju sebagai capres, namun jika tidak jelas kendarannya, atau jelas kendaraannya namun peluang mendulang suara tidak signifikan, tentu akan berat untuk bisa gol dan melaju bertarung di pilpres 2014.


seperti kita ketahui, untuk bisa mencalonkan pasangan capres dan cawapres, dibutuhkan suara partai di pileg sebesar 20 %, sebuah prosentase yang cukup berat untuk diraih oleh sebuah p[artai peserta pemilu di negeri ini, dan di hasil survey terakhir LSI tersebut hanya Golkar yang bisa meraihnya, dengan raihan 20,4 % suara, yang lain tidak ada yang mencapai suara sebesar itu, sehingga musti berkoalisi dengan partai lain.


maka jika kita asumsikan hasil survey LSI itu tidak jauh berbeda dengan hasil pileg di 2014 nanti, maka hanya Golkar yang bisa melaju sendiri menjagokan jagoannya, sementara PDIP, Demokrat, Gerindra, PAN, PKS, PPP dan PKB musti menjalin koalisi agar bisa mencalonkan jagoannya.


nah, dari situ, maka istilah capres wacana tadi menjadi bisa diterima, karena jangankan prabowo dengan gerindranya, demokrat saja bisa ada kemungkinan gagal menjalin koalisi dan gagal menjagokan jagoannya, semisal koalisi poros tengah yang terdiri atas PAN, PKS, PPP dan PKB ternyata bisa serius digalang dan melaju sendiri meninggalkan demokrat. bahkan PDIP sekalipun jika gagal menjalin koalisi, karena mega yang sulit untuk kerjasama dengan orang lain, bisa jadi juga gagal mencalonkan jagoannya di pilpres 2014.


maka, sesungguhnya, peta pencalonan capres di 2014 sampai sejauh ini, semua masih wacana semua, karena masih menunggu hasil pileg 2014 dan menunggu hasil komunikasi antar partai untuk berkoalisi, jika sukses menjalin koalisi, maka dipastikan bisa menjagokan jagoannya, jika gagal menjalin koalisi, maka dipastikan hanya menjadi penonton dalam pilpres 2014.


semoga, hasil pileg 2014 menghasilkan peta politik yang menarik dan bisa memunculkan capres-capres terbaik untuk dipilih di 2014.



sumber : http://politik.kompasiana.com/2013/10/22/semua-masih-capres-wacana-sampai-sejauh-ini--601269.html

semua masih capres wacana sampai sejauh ini … | Unknown | 5

0 komentar:

Posting Komentar