Tak ada partai sesolid PKS (Partai Keadilan Sejahtera). Tak ada para kader partai sesetia para kader partai agama PKS. Maka dalam Pilkada di Sumut dan Jawa Barat, meskipun tengah dilanda badai korupsi yang dilakukan oleh Presiden Ustadz H. Luthfi Hasan Ishaaq dan Ustadz H. Ahmad Fathanah, dua pasangan calon yang diajukan oleh PKS menang. Apa makna dan penyebab partai agama PKS tetap menang? Apakah itu fenomena akan kemenangan partai agama Pileg 2014 dan kebangkitan partai agama terutama partai agama PKS? Lalu apa yang membuat para kader sedemikian kuat mendukung partai agama PKS?
Pertama, kadar intelektual kader partai agama PKS di atas rata-rata manusia Indonesia dan dunia pada umumnya. Para kader agama PKS adalah orang-orang yang sangat memiliki pendidikan tinggi dan kecerdasan di atas rata-rata. Mereka mampu membedakan siang dengan malam, benar dengan salah, dosa dan pahala dengan sangat sempurna. Hingga kesalahan ustadz Luthfi Hasan Ishaaq pun akan tertutup oleh siang atau malam, pola pikir dan keyakinan subyektif pengikut agama dan partai agama PKS.
Kedua, keyakinan dan kesetiaan para kader agama PKS tampaknya didasarkan pada tujuan partai yang sangat agamis. Agama adalah partai dan partai adalah agama PKS dijadikan sebagai landasan yang membuat partai agama PKS menjadi daya tarik bagi penganutnya. Keyakinan yang kuat dan tak tergoyahkan oleh apapun ini yang menjadikan mereka tetap memilih partai mereka. Berbeda dengan partai lain, para kader partai agama PKS telah dibekali oleh pendidikan politik mono-facet sehingga melihat masalah seperti kuda melihat jalan: lurus menuju siratal mustakin - jalan kebenaran.
Ketiga, keyakinan yang kuat para kader, yang campur aduk antara partai dan agama PKS. Hal ini menjadi kekuatan dan keunggulan sesuai dengan sejarah PK(S) yang berasal dari gerakan bawah tanah usroh yang sangat militan yang ditekan oleh rezim Eyang saya Soeharto. Keyakinan yang mutlak bahwa agama adalah partai dan partai adalah agama, serta keyakinan yang benar tentang dakwah partai agama PKS, maka menjadi hal yang sangat wajar jika semua kader menjadi setia dan - dalam beragama memang harus taklid agar bisa disebut kaffah.
Dengan kondisi dan dinamika para kader yang sedemikian rupa maka diyakini bahwa partai agama PKS ini akan mewakili kalangan umat sebagai partai agama yang akan unjuk gigi dan menang di Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2015 yang diikuti oleh PKS.
Salam bahagia ala saya.

0 komentar:
Posting Komentar